Sabtu, 20 September, Orangtua murid Kelompok Bermain dan TK A mengikuti kegiatan Parents School dengan tema Belajar Membaca Al Quran metode Ummi. Bertempat di halaman kelompok A, pelatihan dibimbing oleh Ustadz Faisal Tri Atmaja, A.Md. Ketua Korda Ummi Magelang sekaligus Trainer Tahfidz dan Tahsin metode Ummi. Tujuan diadakannya kegiatan ini yakni memberikan pelatihan kepada orangtua agar dapat bersinergi dengan guru di sekolah dalam mendampingi putra putrinya di rumah.
Membaca Al Quran Metode Ummi Adalah metode pembelajaran Al Quran yang menekankan pada prinsip yang mudah, menyenangkan, dan menyentuh hati. Pembelajaran ini menerapkan pendekatan talaqqi (belajar langsung dari guru) dan musyafafah (melihat gerakan mulut guru). Sehingga keaktifan guru dalam mengajar Al Quran metode ini sangat diperlukan. Tujuan pembelajaran Al Quran di KB-TKIT Asy Syaffa yakni agar anak mampu membaca Al Quran dengan tartil (benar, indah dan menyentuh hati). Benar memiliki makna sesuai dengan kaidah tajwid, makhrajul huruf, dan mengetahui adab dalam membaca Al Quran. Anak menncintai Al Quran bukan sekedar bisa membacanya, namun ada rasa senang dan terbiasa membaca Al Quran. Menyentuh hati memiliki makna bahwa ketika anak mendengar bacaan Al Quran akan membuat hati tersentuh dan merasakan keberadaan Allah melalui bacaan yang didengarkan.
Pembelajaran AL Quran di KB-TKIT Asy Syaffa 1, dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari pembelajaran Al Quran dan tahfidz. Pembelajaran tartil meliputi belajar membaca AL Quran jilid 1 sesuai placement class. Hal ini dilakukan untuk memudahkan anak guru dalam belajar di kelompoknya. Kelompok tartil ini mengajarkan anak membaca huruf-huruf Hijaiyah mulai yang paling sederhana hingga membaca kalimat kompleks. Pada tataran anak usia dini, memahami isi dan kandungan AL Quran diajarkan melalui pembelajaran tahfidz Dalam pembelajaran tahfidz, anak-anak diajak menghafal ayat-ayat Al Quran dimulai dari surat Al Fatihah. Al Falaq dan seterusnya. Sebelum diajarkan menghafal, anak-anak akan dikenalkan tentang jumlah ayat, arti dari surat tersebut, kemudian kisah yang menyertai surat tersebut. Juga asbabun nuzulnya, sehingga anak-anak akan dapat menghafal Al Quran dan mengenal maknanya secara sederhana.
Kelas tahfidz tidak hanya mengajarkan hafalan, namun yang lebih penting adalah mengenalkan adab Islami sejak dini. Anak-anak dikenalkan Hadits Rosulullah SAW sebagai pedoman akhlak yang baik yang harapannya mampu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Adab yang baik menjadi cita-cita bersama dalam mendidik generasi qurani. Selain hadits anak-anak di KB-TKIT Asy Syaffa 1 juga diajarkan mengenal doa sehari-hari. Doa adalah ibadah. Doa merupakan permohonan kepada Allah untuk mendapatkan kebaikan atau dijauhkan dari keburukan. Doa yang diajarkan di KB-TKIT Asy Syaffa 1 meliputi doa yang diucapkan sehari-hari yang sudah disusun dalam buku panduan doa dan hadits.
Pembelajaran Al Quran anak pada usia dini memiliki manfaat diantaranya bahwa anak-anak sangat mudah menghafal di masa fondasi, menanamkan akhlak mulia, mendekatkan anak kepada Allah, membangun kebiasaan baik dan menjadi dasar ilmu dan iman. Anak yang dekat dengan Al Quran akan lebih mudah terjaga dari kebiasaan yang tidak baik. Sehingga harapannya anak-anak di KB-TKIT Asy Syaffa 1 akan menjadi anak sholih, taat pada Allah, sayang sesama dan menghormati kedua orangtuanya dan bermanfaat bagi sesama.




Tinggalkan Balasan