Setiap Jumat, peserta didik yang mengikuti ekstrakurikuler sains melakukan aktivitas seru. Mereka bereksperimen sesuai tema yang dipilih pada hari itu. Sains berasal dari bahasa Latin sciencia yang berarti pengetahuan atau mengetahui. Sains dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai peningkatan pengetahuan dan pemahaman lingkungan yang didasarkan pada pengumpulan atau observasi terhadap data-data atau penelitian.
Tujuan pembelajaran sains di TKIT Asy syaffa diantaranya, mengenalkan dan memupuk rasa cinta terhadap alam sekitar sehingga menyadari kebesaran dan keagungan Tuhan yang Maha Esa, menumbuhkan minat pada anak usia dini untuk mengenal dan mempelajari benda-benda serta kejadian di lingkungan sekitarnya, mengembangkan aspek-aspek yang terkait dengan keterampilan sains dasar seperti mengamati, mencari tahu, melakukan, menemukan, dan menyampaikan temuannya sehingga pengetahuan dan gagasan tentang alam sekitar dalam diri anak menjadi berkembang, dan menggunakan teknologi sederhana dan konsep sains yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari
Apa saja ruang lingkup sains yang diajarkan di TKIT Asy syaffa? Pertama adalah sains fisik, anak diajak untuk mengenal wujud fisik dari benda. Melalui ekplorasi, anak belajar mengenai ciri-ciri benda, cara benda bergerak, perubahan pada benda, berat, bentuk, ukuran, warna, dan temperatur, serta mengeksplorasi bagaimana benda-benda bergerak dan berubah. Kedua sains makhluk hidup, anak mengeksplorasi tentang makhluk hidup seperti manusia, hewan, dan tanaman. Ketiga adalah sains bumi dan lingkungan. Lingkungan alam sekitar yang dapat dialami langsung oleh anak. Anak belajar tentang sebab akibat, bahwa semua itu penting dan mereka mulai menghargai bahwa manusia dapat mempengaruhi saling ketergantungan.




Tinggalkan Balasan