Senin, 3 November. K3S Kecamatan Magelang Tengah mengadalkan pertemuan rutin dan diisi dengan pembinaan oleh Pengawas TK Kota Magelang dan Pengimbasan hasil pelatihan terkait PAUD Holistik Integratif. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Sekolah di Magelang tengah. Bertempat di TK Pertiwi Kota. Kegiatan ini juga diisi oleh pengawas TK Kota Magelang Ibu Khusnul Khotimah, S.Pd. M.Pd.
Pengawas TK Kota Magelang mereview kembali tentang pola pikir Growth Mindset dan Fix Mindset. Growth mindset adalah keyakinan bahwa kemampuan, kecerdasan, dan bakat dapat dikembangkan melalui dedikasi, usaha, dan ketekunan. Berbeda dengan fixed mindset yang menganggap kemampuan bersifat tetap, seseorang dengan growth mindset melihat tantangan sebagai peluang untuk belajar, menerima kritik untuk perbaikan, dan tidak mudah menyerah pada kegagalan.
Ciri-ciri utama growth mindset: Memandang tantangan sebagai peluang: Mereka tidak menghindari tugas sulit, melainkan melihatnya sebagai kesempatan untuk tumbuh. Gigih menghadapi kesulitan: Ketika menghadapi hambatan, mereka tidak mudah menyerah tetapi fokus mencari solusi dan terus berusaha. Belajar dari kegagalan: Menganggap kegagalan sebagai bagian dari proses belajar dan akan mengevaluasi serta merumuskan tindakan yang lebih efektif di masa depan. Menerima kritik: Melihat kritik sebagai umpan balik yang membangun untuk memperbaiki diri, bukan sebagai serangan pribadi. Belajar dari kesuksesan orang lain: Terinspirasi oleh kesuksesan orang lain dan tidak merasa terancam. Berani mencoba hal baru: Tidak takut mencoba hal baru dan yakin bahwa usaha dapat meningkatkan kemampuan mereka.
Fixed mindset adalah keyakinan bahwa kecerdasan, bakat, dan kemampuan seseorang bersifat tetap dan tidak dapat dikembangkan lebih lanjut. Orang dengan pola pikir ini cenderung menghindari tantangan, mudah menyerah saat menghadapi kesulitan, dan menganggap kegagalan sebagai bukti ketidakmampuan bawaan. Ciri-ciri fixed mindset. Menghindari tantangan: Enggan mencoba hal baru karena takut gagal atau tidak cukup mampu. Mudah menyerah: Cenderung kehilangan motivasi ketika menemui kesulitan. Menganggap kritik sebagai serangan: Merasa tersinggung atau terancam saat menerima kritik, bukan melihatnya sebagai masukan berharga. Merasa terancam oleh kesuksesan orang lain: Melihat kesuksesan orang lain sebagai ancaman terhadap diri mereka sendiri. Bangga pada bakat alami saja: Lebih menyukai pujian untuk bakat yang sudah ada daripada usaha yang telah dilakukan.


Tinggalkan Balasan