Pekan ini, anak-anak KB-TKIT Asy Syaffa 1 belajar tentang sayuran. Mengapa tema ini dipilih? Tentu saja karena sayuran adalah makanan sehat yang sebaiknya ada dalam menu harian anak. Dengan mengkonsumsi sayur secara rutin, tubuh menjadi lebih sehat, kuat dan terhindar dari penyakit. Meskipun anak-anak sudah dikenalkan dengan berbagai macam sayran melalui menu makan siang yang sudah disiapkan di sekolah, namun anak-anak masih ada yang pilih-pilih saat menu sayur yang dihidangkan. Untuk itu sekolah berupaya mengenalkan sayuran yang sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang mereka.
Sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral, mengandung serta tinggi serta meningkatkan daya tahan tubuh. Sayur juga dapat menjaga berat badan ideal, melindungi jantung, serta mendukung pertumbuhan anak. Mengenalkan sayuran kepada anak dilakukan dengan berbagai cara diantaranya mellihat tanaman sayuran di kebun sekolah, ada tomat, cabai, terong, jagung. Namun, karena terbatasnya tanaman di halaman sekolah, maka guru mengajak anak melihat video jenis-jenis sayuran. Kemudian tidak berhenti sampai di situ, anak-anak di anak juga diminta membawa satu jenis sayur favoritnya dari rumah, dan yang membuat anak senang adalah kunjungan ke pasar.
Kegiatan kunjungan ke pasar mengajak anak untuk melihat langsung proses jual beli sayuran dan belajar mengenal berbagai jenis sayuran yang ada di pasar. Anak-anak juga belajar tentang lingkungan sosial, yaitu interaksi antara pedagang dan pembeli. Di pasar anak juga belajar matematika sederhana mulai dari menghitung uang, menimbang, atau menghitung jumlah barang. Kemampuan bahasa juga dapat diperoleh dari kegiatan ini, anak-anak akan bertambah kosa kata baru.
Namun yang paling berkesan bagi anak adalah pengalaman nyata yang diperoleh di pasar tradisional. Ada kearifan budaya lokal dan mengenal kebiasaan masyarakat sekitar. Dengan belanja di pasar tradisional, maka kita dapat mendukung ekonomi lokal, yakni pedagang kecil yang harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan beli di pasar modern. Meskipun tanpa AC, belanja di pasar tradisional memiliki banyak kesan mendalam bagi anak-anak karena bertemu dengan berbagai macam sayuran.
Perjalaanan anak menggunakan alat transportasi angkutan kota merupakan pengalaman yang mengasyikkan bagi mereka karena dalam kehseharian mereka jarang menaiki kendaraan umum. Tentu saja ini menjadi pembelajaran bagi anak-anak dalam mengenal angkutan kota. Celoteh anak saat melewati jalan menuju ke pasar sangat beragam. Mereka menyebutkan apa saja yang ditemui di sepenajang jalan. Hal ini dapat meningkatkan pemahaman sosial pada anak.



Tinggalkan Balasan