Hari Jumat, setelah pulang sekolah, saatnya little Taekwondoin berlatih bersama pada kegiatan rutin ekstrakurikuler taekwondo di halaman kelompok A TKIT Asy Syaffa Kota Magelang. Anak-anak peserta ekstrakurikuler taekwondo ditemani pelatih khusus namanya sabum Budi. Mau tahu arti dan tugas sabum? Sabum itu nama lain dari pelatih taekwondo, tugasnya adalah mengajari gerak dasar, melatih disiplin, dan sopan santun.
Taekwondo adalah salah satu seni bela diri asal Korea, Tae artinya kaki, Kwon berarti tangan dan Do memiliki makna jalan atau seni. Jadi Taekwondo dapat diartikan sebagai seni menggunakan kaki dan tangan untuk membela diri sekaligus melatih kedisiplinan. Ekstrakurikuler taekwondo di TKIT Asy Syaffa bukan hanya fokus pada gerakan bertarung, tetapi lebih kepada pengenalan gerakan dasar, olahraga menyenangkan, dan pembentukan karakter positif.
Ekstrakurikuler ini diikuti oleh kelompok A dan B dan banyak diminati oleh anak-anak laki-laki, namun ada juga lho perempuan yang ikut olehraga ini karena manfaatnya banyak sekali. Manfaat dari olahraga taekwondo diantaranya yang pertama, melatih motorik kasar. Gerakan menendang, melompat, memukul, dapat membantu perkembangan motorik kasar anak sehingga tubuh lebih sehat dan bugar. Kedua menumbuhkan disiplin, anak-anak diajarkan untuk mendengarkan instruktur, berbaris rapi, dan mengikuti aturan. Ketiga, meningkatkan percaya diri, dengan berlatih secara rutin, anak merasa lebih berani mencoba hal baru dan percaya diri dalam berinteraksi dengan teman sebaya. Keempat, mengajarkan nilai hormat, taekwondo menekankan sikap hormat kepada guru (sabum), orangtua, dan teman. Kelima adalah melatih konsentrasi, di sini, anak dilatih fokus pada instruksi dan gerakan sehingga keterampilan konsentrasi mereka lebih baik.
Seru ya, kegiatan ekskul taekwondo di TKIT Asy Syaffa, apalagi kegiatannya membuat anak happy dan fun, dalam sesi latihan diawali kegiatan pemanasan sederhana seperti peregangan tangan dan kaki. Gerakan dasar, yaitu salam taekwondo, kuda-kuda, menendang ringan. Gerakan edukatif, diantaranya lari-lari kecil, melompati rintangan atau berlatih keseimbangan. Latihan disiplin tidak ketinggalan karena mereka dilatih berbaris rapi, menunggu giliran, dan memberi salam. Yang terakhir adalah pendinginan, yaitu pernafasan dan relaksasi setelah bergerak.



Tinggalkan Balasan